Sesi Foto Bersama Kang Ainul, Kang Tito & Kang Dani, Pasar Awi Campeurnik, Cimenteng Eco Wisata, Kel. Cipageran, Kota Cimahi, Jawa Barat (21/6/2026).
Cimahi, Jabarel News — Pasar Awi Campeurnik di Kota Cimahi terus menunjukkan perkembangan sebagai salah satu ruang ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan konsep budaya dan edukasi. Kawasan ini kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pelaku seni, UMKM, komunitas, hingga instansi pemerintah.
Kang Fajar Firdaus, Kang Dipenogoro, Teh Dara, Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi (21/6/2026).
Dalam sesi wawancara di Eco Wisata Cimenteng, Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, Jawa Barat (21/6/2026), H. Ainul Hidayat selaku Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Cimahi menilai Pasar Awi Campeurnik mulai menguat sebagai titik tumbuh ekonomi kreatif baru di Kota Cimahi.
Menurutnya, perkembangan ini terlihat dari meningkatnya aktivitas di berbagai subsektor seperti pariwisata, seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga konten digital.
Sesi Foto Bersama, Kennia, Teh Dewi Rengganis & Generasi seniman muda Kota Cimahi, Pasar Awi Campeurnik (21/6/2026).
Selera Sari 89, UMKM Akang Miftah, warga Cipageran Cimahi, Pasar Awi Campeurnik (21/6/2026).
Kennia Sesi Foto bersama , UMKM Kue Cucur Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi, Jawa Barat (21/6/2026).
“Antusias masyarakat cukup tinggi. Kegiatan seperti lomba dan aktivitas tematik membuat suasana hidup dan memberi nilai tambah ekonomi. Ini juga membuka ruang inovasi bagi pelaku kreatif untuk berkembang,” ujarnya.
Sesi Foto Bersama Peserta Lomba Mewarnai, Kang Ainul, Kang Tohir & Kang Fajar Firdaus, Pasar Awi Campeurnik, Cipageran, Kota Cimahi (21/6/2026).
Ia menambahkan, Pasar Awi Campeurnik diharapkan dapat terus menjadi ruang yang menghubungkan potensi lokal dengan inovasi, sehingga tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya Kota Cimahi.
Dari sisi pengembangan wisata, Tito Iskandar, S.E., M.M. selaku Analis Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi menyampaikan bahwa Pasar Awi Campeurnik kini rutin menghadirkan konsep kegiatan tematik mingguan.
Salah satunya adalah konsep Exotic Pet, yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan berbagai satwa seperti ular piton, kura-kura Sulcata, domba Merino, kura-kura Aldabra, hingga kuda poni.
Kennia Siswa SMA Santa Maria 3 Cimahi berinteraksi dengan Kuda Pony, Excotic Pets, Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi (21/6/2026).
“Ini bukan hanya hiburan, tapi juga wisata edukasi. Pengunjung bisa belajar langsung tentang satwa dengan cara yang aman dan menarik,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi, Fajar Firdaus Adiparta, S.IP., M.M., yang menilai inovasi berbasis tema ini menjadi strategi penting untuk menjaga daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Sementara itu, Drh. Muhammad Faiz Labib dari Dispangtan Kota Cimahi menegaskan bahwa konsep Exotic Pet dirancang sebagai edukasi interaktif.
Kang Faiz Labib, Disapangtan Kota Cimahi, bersama Sang Buah Hati memberikan Pakan Domba Merino, Exotic Pets, Pasar Awi Campeurnik, Jawa Barat (21/6/2026).
“Pengunjung bisa berinteraksi langsung dan memahami cara perawatan satwa. Ini pengalaman edukatif yang menyenangkan,” ujarnya.
Tohir SY selaku Ketua Pasar Awi Campeurnik menyampaikan bahwa konsep budaya di kawasan ini bersifat luas dan inklusif, mencakup kuliner, seni, hingga kedekatan dengan alam.
“Pasar Awi ini bukan sekadar pasar, tapi ruang budaya yang hidup,” katanya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari tamu Kota Bandung, termasuk Mojang Pinilih Kota Bandung 2024 dan Jajaka Kota Bandung 2022, yang menilai konsep economic, cultural, creative experience (EWIC) di Pasar Awi Campeurnik sebagai model ruang kreatif yang inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, acara juga dirangkaikan dengan sosialisasi cinta, bangga, paham rupiah oleh calon Duta Bank Indonesia Kota Bandung sebagai bentuk edukasi literasi keuangan kepada masyarakat.
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari musik Ewicoustic, tari tradisional Sanggar Tari Rengganis, hingga atraksi pencak silat dari Paguron Pasir Kujang dan Putera Setiawargi.
Performace Band Ewicoustic, Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi (21/6/2026).
Sanggar Tari Rengganis, Nur Kamila Putri yang membawakan “Tarian Kidung Silayung”. Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi (21/6/2026).
Paguron Pasir Kujang, Hasni Nur Alifa, Kiara Aninda Aprilia, Pasar Awi Campeurnik, Kota Cimahi (21/6/2026).
Dari sisi UMKM, berbagai pelaku usaha turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan produk lokal seperti minuman herbal, kuliner tradisional, sate maranggi, hingga kopi khas dari Kopi Bara. Kehadiran Kopi Bara menjadi salah satu daya tarik kuliner yang memperkaya pengalaman pengunjung, bersama minuman dingin tradisional seperti es cendol yang juga banyak diminati.
UMKM Minuman Herbal Segar, Teh Elly, Pasar Awi Campeurnik (21/6/2026).
Pintu Masuk , Pasar Awi Campeurnik, Eco Wisata, Kota Cimahi, Jawa Barat (21/6/2026).
Acara juga diwarnai dengan lomba mewarnai dan lomba makan yang melibatkan berbagai kalangan usia, menjadikan Pasar Awi Campeurnik sebagai ruang interaksi masyarakat yang kreatif, edukatif, dan produktif di Kota Cimahi.
Suasana Bahagia Peserta dan Pengunjung , Lomba Makan, Pasar Awi Campeurnik, Eco Wisata , Kota Cimahi (21/6/2026).
Reportase : Kennia
Jurnalis : Virgi Ali
Editor : Raden William














0 Komentar