Penampilan The Lyris dalam acara Festival Anak Soleh Sabiilul Wafaa (FASWA) 2026, Pondok Pesantren Sabiilul Wafaa, Cimahi Utara, ((2/5/2026)Cimahi, Jabarel News — Suasana Pondok Pesantren Sabiilul Wafaa, Cimahi Utara, mendadak ramai dan penuh energi positif saat Festival Anak Soleh Sabiilul Wafaa (FASWA) 2026 digelar, Sabtu (2/5/2026). Mengangkat tema “Membangun Generasi Qur’ani yang Kreatif & Berprestasi”, event ini sukses jadi ajang seru yang nggak cuma edukatif, tapi juga fun dan penuh inspirasi.
Dari pagi, vibe acara sudah terasa hidup. Anak-anak dan santri tampil percaya diri mengikuti berbagai lomba yang disiapkan panitia. Mulai dari lomba mewarnai, kaligrafi, fashion show muslim, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), adzan, hingga pidato islami—semuanya jadi panggung buat unjuk bakat sekaligus melatih mental tampil.

Puncak keseruan terjadi saat band The Lyris naik ke panggung. Penampilan mereka langsung bikin suasana auto pecah! Dengan membawakan lagu-lagu religi yang easy listening dan penuh makna, The Lyris sukses menghidupkan suasana dan mengajak para santri bernyanyi bersama.

Band ini digawangi oleh Virgi Ali (guitar), Pupung Purnama (vocal & guitar), serta additional player Abah Irwan Kajoon, yang tampil solid dan penuh energi di atas panggung. Energi yang dibawa The Lyris terasa berbeda—tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan positif melalui musik. Hal ini menjadi bukti bahwa dakwah dapat dikemas secara kekinian tanpa kehilangan nilai religiusnya.
Nggak cuma soal kompetisi, FASWA 2026 juga jadi ruang pembelajaran nilai-nilai islami yang dikemas lebih seru dan relate. Anak-anak tidak hanya ditantang untuk berprestasi, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang berani, kreatif, dan berakhlak Qur’ani.

Dukungan juga datang dari tim official. Nindy Permatasari menyampaikan bahwa kehadiran The Lyris di FASWA menjadi bagian dari kontribusi positif dalam dunia pendidikan.
“Kami melihat acara ini bukan sekadar hiburan, tapi ruang pembentukan karakter. Musik menjadi jembatan agar pesan kebaikan lebih mudah diterima anak-anak,”
Hal senada disampaikan oleh Eel, yang turut mendampingi kegiatan.
“FASWA ini keren karena mampu menggabungkan edukasi, kreativitas, dan hiburan dalam satu panggung. Anak-anak terlihat bahagia sekaligus mendapatkan pengalaman berharga,”

Sementara itu, Kepala Sekolah Elis Listiani Salim, S.Pd mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya acara ini.
“FASWA menjadi wadah penting untuk menggali potensi anak sejak dini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan percaya diri,”
Event ini sekaligus menunjukkan bahwa pesantren mampu menjadi ruang yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kolaborasi antara lomba islami dan hiburan musik religi membuat FASWA 2026 terasa lebih fresh, interaktif, dan tidak monoton.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, FASWA diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan unggulan yang tidak hanya dinanti, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi Qur’ani yang kreatif, inspiratif, dan siap menghadapi masa depan.
Reportase & Jurnalis : Eel
0 Komentar