Kolaborasi Universitas Telkom, IKIP Siliwangi, Universitas Mandiri Subang, dan HIMPAUDI Pameungpeuk Garut hadirkan edukasi budaya maritim digital di Pameungpeuk Garut. (4/4/2026).Garut, Jabarel News — Edukasi soal laut dan lingkungan kini makin seru berkat kolaborasi pengabdian masyarakat dalam negeri antara Universitas Telkom, IKIP Siliwangi, Universitas Mandiri Subang, dan HIMPAUDI Pameungpeuk Garut lewat kegiatan bertema “Eduaksi Budaya Maritim Melalui Digital Visual Storytelling Interactive sebagai Upaya Peningkatan Sikap Peduli Anak Usia Dini terhadap Lingkungan Laut di Pesisir Pantai Pameungpeuk Kabupaten Garut.”
Kegiatan yang digelar pada Sabtu, (4/4/2026) ini berlangsung di KB AL MUKHLISIN, Jalan KH Hasan Marfu Kampung Jampang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat sukses menghadirkan suasana belajar yang fun, interaktif, sekaligus edukatif untuk anak usia dini dan para tenaga pendidik PAUD di wilayah pesisir.

Sambutan dari penilik yang memberikan apresiasi terhadap kolaborasi pengabdian masyarakat di wilayah pesisir Pameungpeuk Garut.(4/4/2026).
Sementara itu, pihak penilik dan Dinas Pendidikan juga memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis teknologi kreatif sangat relevan diterapkan di era digital saat ini.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Guru-guru PAUD perlu terus mendapatkan inovasi pembelajaran agar anak-anak lebih mudah memahami materi dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya
Ketua HIMPAUDI dalam sambutan nya terkait pentingnya pengenalan budaya maritim sejak usia dini, Garut Jawa Barat(4/4/2026).Dalam sambutannya, Ketua HIMPAUDI menyampaikan bahwa pengenalan budaya maritim dan kepedulian terhadap lingkungan laut perlu dilakukan sejak usia dini, terutama bagi anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir pantai. Menurutnya, pendekatan pembelajaran kreatif seperti ini menjadi langkah positif dalam membangun karakter anak yang lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru PAUD HIMPAUDI Pameungpeuk Garut yang antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan praktik pembelajaran digital interaktif.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan peserta melakukan registrasi sebelum acara resmi dibuka dengan penuh semangat dan antusiasme dari para guru, peserta didik, hingga tamu undangan yang hadir.

Ketua Panitia Abdimas, Yanuar Rahman, S.Ds., M.Ds., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi dunia pendidikan dalam menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan anak-anak pesisir.
“Budaya maritim bukan hanya soal laut, tetapi bagaimana menanamkan rasa peduli lingkungan sejak dini. Melalui digital storytelling interaktif, anak-anak jadi lebih mudah memahami pesan edukasi dengan cara yang visual dan menyenangkan,”ungkpanya
Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Telkom, IKIP Siliwangi, Universitas Mandiri Subang bersama Anak Tk Pameungpeuk Garut (4/4/2026).Suasana kegiatan semakin meriah saat sesi demonstrasi interaktif bersama anak-anak dimulai. Sebanyak 10 anak TK terlihat antusias mengikuti berbagai aktivitas seperti storytelling digital, pengenalan budaya maritim, visual interaktif bertema laut, hingga permainan edukatif yang membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami.

Dalam sesi pemaparan materi, Ifat Fatimah Zahro, M.Pd. membahas edukasi budaya maritim pada anak usia dini. Ia menilai pentingnya mengenalkan budaya laut kepada anak melalui pendekatan sederhana dan kontekstual.
“Anak-anak di wilayah pesisir perlu memiliki kedekatan emosional dengan lingkungan laut agar tumbuh rasa menjaga dan mencintai alam sekitarnya,”jelas nya

Selanjutnya, Dr. Bayu Rima Aditya, S.T., M.T. menjelaskan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di PAUD agar lebih inovatif dan menarik.
“Teknologi digital bisa menjadi jembatan pembelajaran yang efektif jika digunakan dengan kreatif dan sesuai kebutuhan anak usia dini,” katanya
Ketua Panitia Abdimas, Yanuar Rahman, S.Ds., M.Ds., turut memperkenalkan digital storytelling interaktif sebagai media pembelajaran visual yang engaging dan mudah diterapkan dalam proses belajar anak usia dini. Kemudian Andrisyah, M.Pd. membahas metode pembelajaran adaptif, sementara Aditya Permadi, S.Si., M.T. memberikan praktik teknis penggunaan digital storytelling interaktif kepada peserta.

Penyerahan prototype aplikasi digital signage sebagai dukungan pembelajaran digital interaktif di wilayah pesisir Kabupaten Garut (4/4/2026).
Seluruh rangkaian acara dipandu dengan hangat dan komunikatif oleh MC Elin Herlina, S.Pd. sehingga suasana kegiatan terasa lebih hidup dan penuh energi positif.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan alat berupa produk alat dan prototype aplikasi digital signage sebagai bentuk dukungan pembelajaran digital interaktif untuk PAUD di kawasan pesisir Pameungpeuk Garut.
Reportase & Jurnalis : Eel
0 Komentar