
Bandung, Jabarel News – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Cimahi kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Rapat Pimpinan Kota (RAPIMKOT) Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu, (11/4/2026), di Hotel Grand Pasundan. Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Tanpa Batas, Menguatkan Akar Ekonomi Lokal Menuju Cimahi Mandiri”, kegiatan ini menegaskan arah baru pembangunan ekonomi berbasis kolaborasi dan transformasi digital.
Acara dibuka dengan penampilan tari budaya dari Sakatalu yang mencerminkan kekayaan budaya lokal, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana berlangsung khidmat namun dinamis, dipandu oleh MC Inne, dengan rangkaian agenda mulai dari sambutan, laporan pelaksanaan, hingga diskusi strategis antar pemangku kepentingan.

Ketua KADIN Kota Cimahi, Haji Asep Maryadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAPIMKOT bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi serta memperkuat sinergi lintas sektor.
“KADIN harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berdaya saing,”
Ketua pelaksana, Sidik Kamiran, dalam laporannya menyampaikan pentingnya konsolidasi internal organisasi sekaligus penguatan jejaring eksternal guna menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, yang memberikan apresiasi terhadap peran aktif KADIN dalam membangun ekosistem ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam sesi wawancara, Adhitia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Cimahi bersama KADIN akan mempercepat implementasi digitalisasi ekonomi. Upaya tersebut meliputi perluasan penggunaan QRIS untuk transaksi masyarakat, serta integrasi database pelaku usaha yang saat ini telah mencapai sekitar 10.000 entitas. Langkah ini diharapkan mampu mempermudah proses perizinan sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis data.

Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, menegaskan pentingnya peran KADIN sebagai penghubung antara potensi daerah dengan peluang nasional dan global. Ia juga menyoroti urgensi adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Dalam sesi wawancara, Almer mengungkapkan bahwa KADIN Jawa Barat telah melakukan kunjungan kerja ke Guangzhou, China, termasuk ke salah satu pabrik teknologi “Unit Three”. Kunjungan tersebut memberikan wawasan terkait pengelolaan industri berbasis AI dan transformasi digital yang dapat diadaptasi untuk memperkuat daya saing pelaku usaha di daerah.
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, turut menyampaikan komitmennya dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengapresiasi berbagai bentuk kolaborasi lintas sektor yang telah terjalin, termasuk kontribusi berbagai lembaga dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Melalui RAPIMKOT 2026 ini, KADIN Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan kolaborasi tanpa batas dan akselerasi digitalisasi, Cimahi diharapkan mampu menjadi kota yang mandiri secara ekonomi serta kompetitif di tingkat nasional maupun global.
RAPIMKOT ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kejaksaan Negeri, Kepolisian, serta berbagai organisasi seperti IWAPI, HIPMI, GAPEKSINDO, PERSIKINDO, dan Pusat Halal Salman ITB. Hadir pula tokoh budaya, Kang Deni Abba dari Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), yang turut memperkuat nilai kearifan lokal dalam pembangunan ekonomi daerah.
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali
0 Komentar