foto bersama narasumber publik speaking pak Fajar dai kasipar Cimahi Jawa Barat, (20/5/2026).CIMAHI, Jabarel News – Suasana penuh semangat dan antusias terasa dalam pelaksanaan hari ke-3 Diklat Calon Anggota DPC HPI Kota Cimahi yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang dirancang untuk membentuk calon tour guide profesional, komunikatif, dan siap terjun langsung ke dunia pariwisata.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi materi yang interaktif dan penuh praktik langsung.
Materi pertama bertajuk Management Perjalanan disampaikan oleh The Selly. Dalam sesi ini peserta diajak memahami bagaimana cara mengelola perjalanan wisata secara profesional, mulai dari menyusun itinerary, mengatur waktu perjalanan, koordinasi peserta tour, hingga menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Seorang guide bukan cuma nemenin jalan-jalan, tapi juga harus bisa jadi problem solver selama perjalanan wisata berlangsung,” ujar The Selly dalam sesi materinya.
Selanjutnya, peserta mendapat pembekalan materi Public Speaking bersama Pa Fajar dari Kasipar Cimahi. Sesi ini menjadi salah satu materi favorit peserta karena membahas teknik komunikasi yang efektif dan percaya diri saat berbicara di depan umum maupun saat memandu wisatawan.

Suasana sesi praktik guiding berlangsung interaktif, santai, dan penuh antusias dari seluruh peserta diklat, Cimahi (20/5/2026).
Peserta juga diajak praktik langsung penggunaan intonasi suara, gesture tubuh, hingga cara membangun interaksi yang menarik dengan wisatawan.
“Tour guide itu wajah pertama sebuah daerah. Cara berbicara dan membangun suasana sangat menentukan pengalaman wisatawan,” ungkap Pa Fajar.
Memasuki siang hari, materi dilanjutkan dengan Teknik Guiding 1 bersama The Risda selaku Ketua Diklat. Pada sesi ini peserta belajar dasar-dasar kepemanduan wisata seperti opening guiding, handling tamu, teknik penyampaian informasi destinasi, hingga simulasi guiding secara langsung.
Peserta Diklat HPI Kota Cimahi Alva & Dekan mencoba mempraktikkan langsung teknik guiding di depan para pemateri.(20/5/2026).
Tak kalah seru, kegiatan ditutup dengan sesi sharing bertajuk “All About Bandung” bersama Kang Chaca selaku Ketua KBB. Dalam sesi santai namun penuh insight ini, peserta mendapatkan banyak cerita dan pengalaman lapangan tentang potensi wisata, budaya, sejarah, hingga dunia guiding di wilayah Bandung Raya.
Satu per satu peserta tampil memperagakan teknik guiding layaknya sedang memandu wisatawan secara nyata. Mulai dari opening, cara menyampaikan informasi destinasi, hingga membangun interaksi dengan wisatawan dilakukan dengan penuh percaya diri.
Peserta pelatihan hpi kota Cimahi Farrel & Eel tampil kompak menggunakan dress code etnik, Cimenteng Cimahi (20/5/2026).Menariknya, pada hari ketiga ini para peserta tampil kompak menggunakan dress code bernuansa etnik membuat suasana diklat terasa lebih berwarna dan khas budaya lokal.
Setelah praktik berlangsung, Kang Chaca dan para pemateri langsung memberikan komentar, evaluasi, serta masukan membangun terkait cara penyampaian, body language, intonasi suara, hingga teknik komunikasi peserta agar lebih profesional dan menarik.
Suasana sesi praktik pun berlangsung seru, santai, dan penuh tawa, namun tetap menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan guiding mereka secara langsung di lapangan.

Kang Chaca memberikan evaluasi serta masukan langsung kepada peserta setelah praktik guiding berlangsung. Cimahi (20/5/2026).
Kegiatan hari ketiga resmi ditutup pada sore hari oleh MC dengan evaluasi singkat dan motivasi untuk peserta sebelum melanjutkan agenda diklat berikutnya. Diklat ini diharapkan mampu mencetak generasi pemandu wisata muda yang profesional, kreatif, dan mampu mempromosikan potensi wisata daerah dengan cara yang lebih fresh dan kekinian.
Reportase : Eel

0 Komentar