Hari pertama pembukaan Pelatihan Calon Anggota DPC HPI Cimahi 2026 di Eko Wisata Cimenteng Cimahi, (18/5/2026).CIMAHI, Jabarel News - Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata melalui kegiatan Pelatihan Calon Anggota DPC HPI Cimahi Periode (18/5/2026). Kegiatan ini berlangsung di kawasan alam terbuka Eko Wisata Cimenteng Cimahi, yang berlokasi di Jalan Martasik Kampung Torobosan Cimenteng, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara.
Pelatihan ini diikuti oleh para calon anggota HPI Kota Cimahi yang memiliki semangat besar untuk terjun ke dunia kepemanduan wisata atau tour guide. Selama empat hari penuh, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori dasar hingga praktik lapangan yang dikemas interaktif, seru, dan pastinya penuh pengalaman baru.
Hari pertama pelatihan dibuka secara resmi dengan rangkaian kegiatan mulai dari registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HPI, pembacaan doa, hingga sambutan dari Ketua DPC HPI Cimahi, Ketua DPD HPI Jawa Barat, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Cimahi. Suasana hangat dan penuh semangat langsung terasa sejak awal kegiatan dimulai.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang menjadi bekal dasar seorang pramuwisata profesional. Materi pertama tentang pengenalan organisasi HPI disampaikan langsung oleh Ketua HPI Kota Cimahi, Kang Dani, yang menjelaskan peran HPI sebagai wadah resmi profesi guide sekaligus pentingnya menjaga solidaritas dan profesionalisme dalam dunia kepemanduan.
“Menjadi seorang guide bukan hanya soal bisa berbicara di depan wisatawan, tetapi juga bagaimana membawa nama baik daerah dan memberikan pengalaman terbaik kepada wisatawan yang datang ke Kota Cimahi,”

Materi pengenalan profesi guide bersama Ketua HPI KBB, Kang Caca. Eco Wisata Cimahi, (18/5/2026)
Selanjutnya, materi kedua tentang pengenalan profesi guide dibawakan oleh Kang Caca selaku Ketua HPI KBB. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana seorang tour guide bukan hanya sekadar penunjuk jalan, tetapi juga storyteller, problem solver, sekaligus wajah pertama sebuah daerah wisata.
“Seorang guide harus punya attitude yang baik, wawasan luas, dan kemampuan komunikasi yang kuat. Karena seorang guide adalah orang pertama yang akan diingat wisatawan ketika berkunjung ke suatu daerah,”

Sesi layanan prima (service excellent) bersama Kang Eric yang berlangsung interaktif, Cimahi (18/5/2026).
Tidak kalah menarik, materi ketiga mengenai layanan prima (service excellent) bersama Kang Eric yang membahas bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, membangun komunikasi yang nyaman, hingga menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan memorable.
“Pelayanan yang baik itu bukan cuma ramah, tapi bagaimana kita bisa membuat wisatawan merasa nyaman, aman, dan ingin kembali lagi berkunjung,” kata Kang Eric saat memberikan materi service excellent.
Selain mendapatkan teori di dalam kelas, peserta juga dibekali berbagai praktik seputar teknik guiding, public speaking, storytelling wisata, komunikasi wisata, hingga simulasi menghadapi berbagai situasi di lapangan. Dengan menghadirkan narasumber dan praktisi berpengalaman, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak pramuwisata muda yang komunikatif, berkarakter, profesional, dan siap menjadi duta wisata Kota Cimahi.

Peserta Pelatihan Calon Anggota DPC HPI Cimahi 2026 berfoto bersama salah satu pemateri usai sesi materi berlangsung di Eko Wisata Cimenteng Cimahi,(18/5/2026).
Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antar calon anggota HPI untuk bersama-sama mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kota Cimahi. Dengan semangat belajar dan kebersamaan yang terbangun selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu menjadi guide yang tidak hanya profesional, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi budaya, sejarah, dan wisata lokal kepada masyarakat luas maupun wisatawan luar daerah.
Reportase : Eel
0 Komentar