
Jl Raya Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat (19/3/2026).
Di momen Ramadhan seperti sekarang, (19/3/2026), jasa penukaran uang receh jadi salah satu “side hustle” musiman yang cukup menjanjikan. Pecahan Rp1.000 sampai Rp50.000 jadi incaran warga, terutama buat dibagikan ke keluarga dan anak-anak saat hari raya nanti.

Salah satu titik yang lagi ramai ada di Jalan Amir Machmud, tepatnya di depan pertigaan Jalan SMP, Kecamatan Cimahi Tengah. Di sini, deretan penjual jasa tukar uang terlihat sibuk melayani warga yang datang silih berganti. Prosesnya cepat, praktis, dan jadi solusi buat yang nggak mau ribet antre di bank.

Jl Amir Machmud , Tagog, Kota Cimahi, Jawa Barat (19/3/2026).
Pak Epan, salah satu pelaku jasa penukaran uang, membuka lapaknya di Jalan Amir Machmud, depan pertigaan Tagog, sebelah Gang Babakan Sari, Cimahi Tengah. Ia menyebut usaha ini memang cuma ada setahun sekali, tapi hasilnya lumayan banget.
“Kita ambil untung sekitar Rp15 ribu tiap penukaran. Ini momen musiman, tapi cukup bantu nambah pemasukan,” kata Epan.
Nggak cuma di situ, suasana serupa juga terlihat di Jalan Raya Cibabat, samping pintu keluar RSUD Cibabat. Para penjual mengaku sudah sekitar seminggu menjalankan usaha ini, dan permintaan terus meningkat seiring makin dekatnya Lebaran.

Dari yang jualan takjil sampai jasa tukar uang, semuanya kebagian “berkah” versi masing-masing, Depan Jl SMP, Kota Cimahi (19/3/2026).
Fenomena ini nunjukin kalau Ramadhan bukan cuma soal ibadah, tapi juga momen di mana perputaran ekonomi masyarakat ikut naik. Dari yang jualan takjil sampai jasa tukar uang, semuanya kebagian “berkah” versiu masing-masing.
Di tengah vibe Lebaran yang hangat, tradisinya berbagi tetap jadi highlight utama. Nggak heran kalau uang receh j“primadona you” tiap tahun—karena dari situlah kebahagiaan kecil dibagi ke orang-orang terdekat
Reportase : Eel
Jurnalis : Virgi Ali
0 Komentar